Salah
satu alasan saya memilih televisi berlangganan adalah agar anak-anak
menonton siaran televisi yang tayangannya jauh dari iklan dan sinetron
lokal yang sangat kurang mendidik, baik dari bahasa maupun adegannya. Tidak mudah bagi saya dan suami memutuskan televisi berlangganan mana yang sesuai dengan yang kami cari. Akhirnya kami memutuskan untuk memilih Indovision.
Hanya dengan pendaftaran seratus ribu rupiah, terpasanglah antena dan decoder Indovision dirumah kami. Sebulan pertama kami bisa menikmati semua tayangan Indovision, walaupun saluran usia dewasa kami blokir. Sebulan pertama kami menikmati fasilitas gratis siaran di semua saluran. Kami cukup puas karena banyak tayangan pendidikan dan anak-anak yang bagus. Walaupun sudah ada televisi berlangganan, kami tetap membatasi waktu anak menonton televisi sehari hanya dua jam. Saat orang tua tidak ada di rumah, anak-anak bisa menikmati tayangan anak dan pendidikan.
Kekecewaan
kami muncul saat membayar tagihan bulanan, ternyata sangat sulit
memakai sms banking, internet banking maupun membayar di kantor pos. kesulitan
yang saya alami adalah tidak sesuainya antara tagihan dengan yang
seharusnya kami bayar. Jadi sangat terpaksa harus membayar cash ke
kantor pelayanan Indovision. Hal ini sangat merugikan saya sebagai pelanggan karena harus meluangkan waktu. Jarak
tempuh yang harus saya capai sekitar satu jam perjalanan, belum
meninggalkan anak dirumah, ongkos angkutan yang tidak sedikit. Di
era teknologi yang sudah canggih, seharusnya Indovision memiliki
jaringan online yang memudahkan pelanggan dalam hal pembayaran sehingga
pelanggan merasa puas.
Kekesalan saya juga saat datang ke kantor pelayanan untuk membayar tagihan. Pihak Indovision tidak mengantisipasi kedatangan pelanggan dengan memberikan nomor antrian. Jadi siapa yang tahan malu bisa menyerobot duluan membayar ke kasir. Ada kalanya perang mulut terjadi di antara pelanggan. Satu
hal lagi yang membuat saya kapok berlangganan Indovision, saat jatuh
tempo sudah muncul dilayar, beberapa hari kemudian saya membayar tetapi
saluran sudah banyak yang diblokir dan siangnya langsung berubah siaran
semua menjadi TVRI.
Kalau selama delapan bulan pelayanan Indovision terus seperti ini, saya tidak mau meneruskan lagi berlangganan Indovision. Kapok ah……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar