Senin, 01 April 2013

Ayah, Ibu....Saya Mau Menikah



Surat Seorang Pemuda untuk Ayah Ibu
Ayah, Ibu….Ananda sangat menyayangi Ayah dan Ibu.  Ananda sangat mencintai Ayah dan  Ibu.  Ananda sangat menghormati Ayah dan Ibu.  Ananda selalu merindukan kehadiran Ayah dan Ibu.
Selepas SMA Ananda sudah meninggalkan Ayah dan Ibu, meninggalkan kampung halaman demi sebuah cita-cita.  Dengan bekal doa dan keridhoan Ayah dan Ibu Ananda pergi dari rengkuhan hangat cinta dan sayang Ayah Ibu.  Walau  kesedihan menggelayuti hati Ananda karena harus tinggal jauh dari Ayah Ibu, Ananda menyembunyikan semua kepedihan itu.  Ananda hanya ingin mewujudkan cita-cita dan harapan Ayah Ibu.  Cita-cita untuk meraih masa depan yang lebih baik, merubah nasib keluarga, menggapai mimpi, mencari sebagian ilmu Allah di Kota Hujan.
Tujuh tahun telah berlalu.  Tujuh tahun Ananda berjuang hidup sendiri, hidup mandiri tanpa ada Ayah Ibu dalam keseharian fisik Ananda tapi Ayah Ibu selalu hadir dalam hati dan pikiran Ananda.  Setiap saat, setiap waktu Ananda berdoa kepada Allah SWT agar Ayah Ibu selalu ada dalam lindungan-Nya, selalu sehat dan selalu bahagia.  Ananda belajar untuk memahami kehidupan, belajar memahami arti sebagai seorang hamba dan seorang manusia.  Ananda berusaha untuk tidak mengeluh setiap ujian dan cobaan yang melanda kehidupan Ananda selama jauh dari Ayah Ibu.  Ananda selalu memberitahukan yang menyenangkan Ayah Ibu agar Ayah Ibu tenang di sana.  Ananda berusaha menjadi mahasiswa yang baik dengan terus belajar sehingga bisa selesai tepat waktu dan menjadi mahasiswa yang bermanfaat untuk lingkungan Ananda.  Ananda belajar untuk hidup hemat dengan beasiswa yang didapat.  Ananda belajar menabung agar kelak tidak merepotkan Ayah Ibu.
Ayah Ibu…untuk membahagiakan Ayah Ibu,  Ananda berusaha untuk menjadi seorang pegawai negeri sipil seperti harapan dan impian Ayah Ibu selama ini.  Dan atas doa yang selalu Ayah Ibu lantunkan, Ananda lolos di sebuah departemen.  Ananda sangat bahagia melihat Ayah Ibu saat Ananda utarakan bahwa Ananda berhasil menjadi seorang PNS. Walau Ananda belum tahu seperti apa lingkungan kerja seorang PNS tapi Ananda berusaha untuk menjadi pegawai yang baik.
Ayah Ibu…setelah beberapa tahun Ananda menjadi seorang PNS, Ananda merasa kesepian di sini, kesepian di kota ini tanpa ada sanak dan saudara.  Ananda sudah dewasa sekarang.  Ananda membutuhkan seorang pendamping hidup.  Ananda butuh seseorang untuk berbagi cerita, seseorang yang memahami Ananda, seseorang yang bisa mendampingi Ananda saat suka dan duka, seseorang yang memperhatikan dan mengurus Ananda.  Ananda sangat bahagia memiliki Ayah Ibu yang selalu menyayangi dan memperhatikan Ananda.  Ananda ingin menikah…..Ananda mengharapkan Ayah Ibu memahami kondisi jiwa psikologis Ananda sekarang.  Dengan beratnya beban kerja di kantor, beratnya godaan syahwat di lingkungan tempat bekerja, kesepian yang Ananda rasakan, Ananda rasa Ananda sudah cukup waktunya untuk menikah. 
Ayah Ibu….Mohon doa yang terbaik untuk kelak calon istri Ananda.  Mohon saran dan masukan Ayah Ibu seperti apa kelak calon menantu yang diharapkan mendampingi Ananda.  Ananda hanya menginginkan seorang pendamping yang sholehah, bagus agamanya, berasal dari keluarga yang baik, berpendidikan cukup sehingga bisa mendidik anak-anak kami kelak dengan baik dan wajahnya selalu menyenangkan Ananda.  Terlepas ia dari suku apapun asal ia menyayangi Ananda, menerima Ananda dengan segala kekurangan Ananda, memberikan kebagiaan pada Ananda dan selalu menjadi istri yang terbaik untuk Ananda.
Ayah Ibu…. InsyaAllah setelah Ananda menikah, Ananda tidak akan melupakan kewajiban Ananda terhadap Ayah Ibu dan terutama bakti untuk Ibu selama hidup Ananda. 
Ananda akan mengusahakan pulang dalam waktu dekat.  Ananda ingin memeluk Ayah Ibu.  Ananda ingin bersimpuh di kaki Ayah Ibu dan minta doa untuk kebaikan kehidupan Ananda.  Mohon maaf lahir dan batin bila selama ini Ananda selalu merepotkan dan menyusahkan Ayah Ibu.  Semoga kita akan segera bertemu dan berkumpul lagi.

 
Ananda,
Yang selalu merindukan dan mencintai Ayah Ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar