Jumat, 21 Oktober 2022

Menikah untuk Bahagia


Lalu kalau sudah menikah, tidak ada rasa bahagia, harus bagaimana ???


Berpisah 😣😣 kasihan sama anak-anak


Tetap bertahan 😌😌 hati sakit dan ingin merasakan bahagia


Lantas whats next ? 


G A L A U ?


Secara fitrah, wajar bila seorang wanita menginginkan bahagia dalam pernikahannya. Tapi tak jarang waktu bergulir, air mata demi air mata yang menemani hari-hari. Seringkali bahagia tak di dapat hanya kepedihan yang di rasa. Torehan luka batin dalam rumah tangga bisa terjadi di setiap dada istri. Mungkin perlakuan suami yang tak kunjung berubah tabiat dan perangai buruknya bahkan melakukan kekerasan secara non verbal.


Pilihan bahagia ada di tangan 


Sabar dengan takdir Allah adalah baik


Berpisah dengan baik pun tidak ada yang melarang 


Tapi coba pikirkan, mungkin ini jalan dari Allah agar dapat meraih pahala dari kesabaran menghadapi sulitnya dalam berumah tangga. Kesulitan, tekanan yang terjadi hadapi dengan penuh harap dan doa kepada Allah agar dilapangkan hati, dikuatkan dalam menghadapi semua masalah. Ada Allah Yang Maha Besar, katakan itu pada masalah.


Siapa sih yang tak ingin bahagia ?


Di sayang suami

Diperhatikan suami

Dipedulikan suami


Tapi kenyataannya apa ? Istri merasa menjadi kuda dan budak dalam rumah tangga. Ia harus kerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia harus membereskan rumah. Mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. Tapi sang suami tak pernah peduli dengan dirinya, tak pernah ringan tangan membantu pekerjaan di rumah, tak pernah ada kata sayang dan cinta, semua hanya bergulir seperti layaknya siang dan malam. Semua hanya melaksanakan masing-masing perkerjaan. 


Kunci terbaik adalah kembalikan semua kepada Allah, biarkan Allah menjawab semua doa dan harapan dengan jalanNya. Semoga Allah memberikan jalan terbaik di setiap langkah kehidupan dalam berumah tangga. Tak pun bahagia di rumah tangga dunia insya Allah kelak akan bahagia di syurga Nya


Peluk untuk sahabat tersayang. Sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar. Kuat dan tegar, senyum lah, peluk anak-anak tercinta. Merekalah penguat agar lebih baik lagi di hari esok


#popiesusanty

Tidak ada komentar:

Posting Komentar