Percakapan menarik
antar seorang gadis muda dan ibu muda.
A : “Aku tidak menafikan kalau poligami itu di
BOLEH kan oleh agama. Tidak kuingkari.”
B : “Bagaimana kalau itu terjadi kelak pada
rumah tanggamu?”
A : “Hehe sebelum aku menikah, aku buatkan syarat. Syarat yang paling utama adalah tidak boleh
poligami. kalau itu terjadi berarti
pernikahan batal secara otomatis.”
B : “Lho kok begitu ?”
A : “Iya dong,
laki-laki bisa memilih siapa pun perempuan calon istrinya dan perempuan
pun bisa memutuskan laki-laki mana yang akan mendampingi hidupnya. Kalau syarat saya yang diajukan setujui maka
harus setuju dengan persyaratan yang diajukan.”
B : “Menikah pada intinya untuk menciptakan
ketenangan jiwa, ketundukan hati, kebahagiaan yang di bangun bersama
pasangan. Baik bersama keluarga inti
maupun keluarga pasangan. Bila suami
menikah lagi terlebih menikahnya diam-diam tanpa ada ijin istri pertama dan
anak-anak, sembunyi-sembunyi dari siapa pun, apa yang dicari suami?
Cinta….ya mungkin ketika seorang laki-laki menikah lagi
secara sembunyi-sembunyi dan disimpan dari pandangan public, mungkin karena
cinta. Cinta yang terbungkus nafsu
membuat akal dan pikiran buta, tertutup dari semua bisikan-bisikan kebaikan. Melupakan istri, melupakan anak-anak, melupakan
keluarga besar, melupakan peraturan yang mengikat bila ia seorang abdi dan
pelayan masyarakat, melupakan semua nasehat sahabat. Rasa ingin bersama dan memiliki istri yang baru yang terlihat
cantik, seks, fisik jauh lebih baik dari istri pertama membuat laki-laki
memiliki kekuatan yang sangat kuat untuk menikah secara siri.
Perjalanan rumah tangga yang sudah berjalan puluhan tahun
mungkin menimbulkan rutinitas yang membosankan sehingga ketika ada peluang dan
kesempatan serta berlimpahnya materi, kekuasaan dan jabatan tinggilah yang
memudahkan seorang laki-laki memburu cinta dan kasih yang selama ini ia tidak
dapatkan dari istri pertamanya.
Bisa juga terjadi saat bertemunya lagi cinta lama yang
sudah terpendam sekian lama terhadap seorang perempuan saat masa mudanya
terdahulu. Entah karena terpisah jarak
dan waktu atau memang saat itu sudah tidak mungkin bersama lagi. Saat dan waktu yang tepat membuat cinta yang
terbingkai indah terulang lagi dan menimbulkan gelora yang mendalam. Secara psikologis, laki-laki itu bila
mencintai seseorang maka ia akan menyimpan dalam hati terdalam selamanya. Hal ini bisa muncul pada saat yang tepat bila
perempuan yang dulu dicintainya dalam keadaan sendiri dan yang laki-laki sedang
mencari “pasangan” baru. Maka terjadilah
pernikahan kedua…….
Godaan laki-laki yang paling besar adalah harta, tahta
dan wanita. Tidak masalah memiliki pasangan baru tapi ingat rambu-rambu yang
sudah Allah cantumkan dalam Al Qur’an.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar