Sebagai mahasiswa, salah satu kegiatan rutin saya adalah mengunjungi perpustakaan. Perpustakaan
biasanya saya datangi sebagai tempat mencari buku sesuai keperluan,
tempat membaca buku dan literatur atau sekedar mengerjakan tugas karena
suasananya sepi sehingga mudah dalam mengembangkan ide.
Sebuah
kejadian unik terjadi saat saya di perpustakaan. Lima mahasiswa,
sepertinya mahasiswa strata satu, di depan tumpukan buku, berfose
layaknya seorang model. Dengan memakai kamera di telepon
genggam, dengan menggunakan notebook saling bergantian memoto dengan
berbagai gaya. Mengumbar senyum, berlenggak lenggok dengan berbagai
gaya.
Saya
hanya senyum-senyum saja melihat tingkah laku mereka. Mungkin inilah
yang bisa dilakukan mahasiswa disela mengerjakan tugas agar beban yang
sedang dihadapi sedikit berkurang. Melepaskan syaraf ketegangan karena
dikejar deadline tugas dan paper. Atau hanya sekedar berbagi dengan
temannya dan keluarganya di kampung. Suatu aktifitas yang boleh dilakukan tapi tempatnya sungguh tidak tepat karena mengganggu sesama pengunjung perpustakaan.
Menurut
UU Perpustakaan pada Bab I pasal 1 menyatakan Perpustakaan adalah
institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam,
mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas
para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.
Dalam arti tradisional, perpustakaan
adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Walaupun dapat diartikan
sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum
dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh
sebuah kota atau institusi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang
rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri.
Tetapi,
dengan koleksi dan penemuan media baru selain buku untuk menyimpan
informasi, banyak perpustakaan kini juga merupakan tempat penimpanan
dan/atau akses ke map, cetak atau hasil seni lainnya, mikrofilm,
mikrofiche, tape audio, CD, LP, tape video dan DVD, dan menyediakan
fasilitas umum untuk mengakses gudang data CD-ROM dan internet.
Perpustakaan
dapat juga diartikan sebagai kumpulan informasi yang bersifat ilmu
pengetahuan, hiburan, rekreasi, dan ibadah yang merupakan kebutuhan
hakiki manusia.
Oleh karena itu perpustakaan modern
telah didefinisikan kembali sebagai tempat untuk mengakses informasi
dalam format apa pun, apakah informasi itu disimpan dalam gedung
perpustakaan tersebut atau tidak. Dalam perpustakaan modern ini selain
kumpulan buku tercetak, sebagian buku dan koleksinya ada dalam perpustakaan digital (dalam bentuk data yang bisa diakses lewat jaringan komputer).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar