Senin, 09 April 2012

Negeri 5 Menara 'The Dream Comes True'

Derai air mata dan isak tangis mengiringi alur cerita yang disajikan Film Negeri 5 Menara.
Aku teringat masa lalu. Saat duduk di kelas 3 SLTP di sebuah kota kecamatan, aku bercita-cita masuk pesantren. Disaat teman-temanku berencana masuk ke SLTA favorit di ibukota kabupaten, pilihanku tak tergoyahkan. Waktu itu, aku merasa kalau hidup di pesantren akan lebih dekat mengenal Allah dan kelak ilmuku akan kugunakan untuk membangun desaku yang terpencil. Namun, guru-guru di sekolah menyarankan aku meneruskan ke SLTA karena peluang untuk masuk perguruan tinggi sangat terbuka lebar. Terlebih saat itu aku juara kelas. Halangan juga datang ayahku. Ayahku berpendapat bahwa pesantren hanya ngaji dan ngaji, sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, dan ayah tidak memiliki biaya yang cukup untuk memasukkanku kesana.
Saat melihat peran Alif, yang menginginkan melanjutkan SLTA di Bandung dan kuliah di ITB, aku berandai menjadi Alif. Duh kalau saja kita bisa bertukar peran. Bahagianya memiliki ayah dan ibu yang menginginkan anaknya sekolah di pesantren dan kelak jadi anak yang berguna untuk agamanya. Aku sekolah di tempat yang Alif harapkan dan alif sekolah di tempat yang aku harapkan. Latar belakang kehidupan kami sama yakni tinggal di sebuah desa dengan memiliki impian yang sama, yaitu merantau untuk meraih cita-cita.
Rasanya kerinduanku akan menikmati suasana sekolah di pesantren terobati dengan melihat Film N5M. Aku rasanya kembali ke tahun 1993, saat aku bersedih niatku tidak kesampaian masuk ke pesantren, sama dengan peran Alif yang pada awalnya bersedih saat menerima keputusan ama dan ayahnya untuk masuk ke pondok madani.
Kini aku sebagai seorang ibu yang memiliki impian yang sama dengan Ama Alif. Aku berharap ada anak-anakku yang memiliki cita-cita dan keinginan seperti aku saat aku sekolah di SLTP. Aku mendiskusikan dengan anakku yang pertama yang duduk di kelas 4 SD. Ternyata ia ingin sekolah dimana Alif sekolah. InsyaAllah
Film ini luar biasa dalam alur ceritanya karena mengangkat sebuah realita kehidupan masyarakat pada umumnya, yang jauh dari kesan kemewahan dan materialistis. Didukung dengan pencahayaan yang modern dan music klasikal yang sepadan dengan cerita.
Bagi yang sudah membaca novelnya, akan semakin lengkap mengetahui kedalaman cerita bila melihat langsung Film N5M.
Akhir yang happy ending memberikan kesan bahwa bila hidup dijalani dengan ridho orang tua, insyaAllah dunia ini akan mengikuti setiap langkah kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar