PKS Penghianat… kalimat itu yang secara tersirat dari banyak politisi yang tergabung di Setgab. Sikap politik PKS yang menentang kenaikan BBM berlawanan dengan opsi yang ditawarkan oleh partai Demokrat dan mitra koalisinya.
Sebagai partai yang mengusung kepentingan rakyat, PKS mengambil keputusan untuk menolak kenaikan BBM. Hal
ini sangat menarik karena gabungan Setgab yang terdiri dari beberapa
partai lebih mengutamakan kepentingan dari partainya masing-masing
dibanding kepentingan rakyat.
Saya menilai bahwa suatu koalisi terbentuk hanya untuk satu tujuan yaitu membela kepentingan rakyat dan memperjuangkan rakyat agar mereka hidup lebih sejahtera, mandiri dan bahagia. Bila
salah satu anggota koalisi menilai bahwa ada usulan dari koalisi yang
merugikan rakyat, maka sepantasnya anggota koalisi tersebut menolak. Seperti
halnya dalam sebuah pertemanan, ketika ada kesepakatan bersama yang
pada akhirnya akan merugikan semua pihak, sebagai teman yang baik tentu
saja akan memberikan nasihat dan saran demi kebaikan bersama. Bila tidak dihiraukan, ya silahkan saja bila ada sangsi bagi yang tidak setuju atau menolak dengan keputusan tadi.
PKS memutuskan langkah untuk menolak kenaikan BBM melalui pertimbangan yang matang dan menyeluruh. Karena banyak hal yang merugikan masyarakat kalau BBM dinaikan. Kenyataan
dilapangan membuktikan bahwa selama ini Bantuan Tunai Langsung yang
digulirkan pemerintah kepada masyarakat sangat tidak efektif. Banyak
masyarakat yang harusnya mendapat bantuan tetapi tidak mendapatkannya
malah yang menerima adalah masyarakat yang secara ekonomi mampu. Bantuan Langsung Tunai Mandiri hanya menjadikan senjata partai berkuasa untuk mempertahankan suaranya di Pemili 2014. Dana
yang diperoleh untuk BLTM adalah utang yang harus dikembalikan negara
ke negara donor. Jadi pantaskah memberikan ke masyarakat beban lagi
dengan adanya BLTM?
Saat hari “H” Pemilu 2009 berlangsung, masyarakat banyak yang saling menanyakan partai mana yang ia contreng. Masyarakat
menjawab pertanyaan dari masyarakat yang lain bahwa walaupun hatinya
cenderung ke partai X, ia mencontreng partai Y yang tadi subuh
memberikan selembar uang yang berwarna merah terang. Hal ini karena haram katanya menggunakan uang tersebut kalau tidak memilih partai pemberi uang.
PKS sedang menunggu keputusan dari SBY….
Wait and see
Tidak ada komentar:
Posting Komentar