Senin, 09 April 2012

PKS Penghianat?

PKS Penghianat… kalimat itu yang secara tersirat dari banyak politisi yang tergabung di Setgab. Sikap politik PKS yang menentang kenaikan BBM berlawanan dengan opsi yang ditawarkan oleh partai Demokrat dan mitra koalisinya.
Sebagai partai yang mengusung kepentingan rakyat, PKS mengambil keputusan untuk menolak kenaikan BBM. Hal ini sangat menarik karena gabungan Setgab yang terdiri dari beberapa partai lebih mengutamakan kepentingan dari partainya masing-masing dibanding kepentingan rakyat.
Saya menilai bahwa suatu koalisi terbentuk hanya untuk satu tujuan yaitu membela kepentingan rakyat dan memperjuangkan rakyat agar mereka hidup lebih sejahtera, mandiri dan bahagia. Bila salah satu anggota koalisi menilai bahwa ada usulan dari koalisi yang merugikan rakyat, maka sepantasnya anggota koalisi tersebut menolak. Seperti halnya dalam sebuah pertemanan, ketika ada kesepakatan bersama yang pada akhirnya akan merugikan semua pihak, sebagai teman yang baik tentu saja akan memberikan nasihat dan saran demi kebaikan bersama. Bila tidak dihiraukan, ya silahkan saja bila ada sangsi bagi yang tidak setuju atau menolak dengan keputusan tadi.
PKS memutuskan langkah untuk menolak kenaikan BBM melalui pertimbangan yang matang dan menyeluruh. Karena banyak hal yang merugikan masyarakat kalau BBM dinaikan. Kenyataan dilapangan membuktikan bahwa selama ini Bantuan Tunai Langsung yang digulirkan pemerintah kepada masyarakat sangat tidak efektif. Banyak masyarakat yang harusnya mendapat bantuan tetapi tidak mendapatkannya malah yang menerima adalah masyarakat yang secara ekonomi mampu. Bantuan Langsung Tunai Mandiri hanya menjadikan senjata partai berkuasa untuk mempertahankan suaranya di Pemili 2014. Dana yang diperoleh untuk BLTM adalah utang yang harus dikembalikan negara ke negara donor. Jadi pantaskah memberikan ke masyarakat beban lagi dengan adanya BLTM?
Saat hari “H” Pemilu 2009 berlangsung, masyarakat banyak yang saling menanyakan partai mana yang ia contreng. Masyarakat menjawab pertanyaan dari masyarakat yang lain bahwa walaupun hatinya cenderung ke partai X, ia mencontreng partai Y yang tadi subuh memberikan selembar uang yang berwarna merah terang. Hal ini karena haram katanya menggunakan uang tersebut kalau tidak memilih partai pemberi uang.
PKS sedang menunggu keputusan dari SBY….
Wait and see

Tidak ada komentar:

Posting Komentar